PPh 29 (Badan Tahunan) = “Cermin Ajaib”

PPh tahunan , diibaratkan seperti “cermin ajaib” atas perputaran usaha yang telah kita lakukan selama satu tahun beroperasional… berapa pendapatan kita…berapa biaya kita, yang tentu saja dari kedua komponen tsb bisa menunjukkan berapa laba atau rugi kita.

Selanjutnya apa sih pengaruh “cermin ajaib” ini terhadap pajak ???

Nah…, pada saat kita telah memberikan “cermin ajaib” tersebut kepada pihak Pajak, berarti kita telah menjadi Warga Negara yang baik, dan kita mulai bisa berkata “Orang Bijak Taat Pajak …”, tapi sesungguhnya kita mulai harus berfikir “ Orang seperti apa yang dapat dikatakan bijak ? “ .

Dalam kaca mata bisnis, apapun alasannya Pajak adalah beban (cost/ expenditure) , dan atas pernyataan itu jelas kita harus bertindak lebih hati- hati “Pajak adalah biaya dan Bagaimana Mengelola Biaya tersebut ??”. “Cermin Ajaib” ; ajaibnya yang cantik bisa semakin cantik atau berubah menjadi buruk …. “Cermin Ajaib” : semua penilaian atas laporan keuangan yang disajikan, bisa saja terjadi ! permasalahannnya kita akan menjadi “cantik” dimata pajak ….. atau “buruk”, bahkan kitapun harus menentukan harus “secantik” apa kita di muka pajak… ini bukan rekayasa namun ini riil!

Tips menjadi “Cantik” didepan Pajak :
1. Sederhanakan klasifikasi pos2 pelaporan (tidak perlu merasa canggih dengan tampilan yang terlalu detil di laporan keuangan kita , dengan menampilkan klasifikasi pos2 laba(rugi) yang terlalu detil akan memungkinkan timbulnya pertanyaan2 konfirmasi dari pihak pajak)
2. Ekualisasi PPN Keluaran dengan Penjualan (perputaran Usaha kita) >> Apa yang kita Jual harus kita samakan dengan akumulasi PPN Keluaran yang telah kita sampaikan dalam PPN masa , perbedaan dapat menimbulkan pertanyaan dan hal tersebut merupakan indikasi adanya transaksi penjualan tanpa PPN atau adanya PPN Keluaran dari transaksi Penjualan yang belum kita laporkan. Selisih yang terjadi haruslah di analisa , sehinga kita bisa memberikan alasan yang logis dan sesuai dengan KUP mengenai selisih Pajak tersebut.
3. Pastikan Nilai Penghasilan Bruto di PPh 21 tahunan , sama atau bisa ditunjukkan dengan komponen2 biaya Gaji, Honor/ THR yang disajikan dalam laporan Laba(rugi) Fiskal…, berbeda berarti …aneh

Ok …. Semoga informasi ini bermanfaat buat rekan2 semuanya .
(we serve your business, by Team)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: